wanna find ..

Memuat...

Kamis, 01 Mei 2014

Dan akhirnya... kemudian...

Hola, Selamat Siang.
Ah Tuhan, akhirnya kami sampai di persimpangan jalan ini. Banyak arah yang siap sedia menghantarkan kepada cita. Terima kasih banyak atas pelajaran berharga yang Kau beri lewat hadirnya mereka. Sungguh tempaan Yang Maha Dahsyat, yang mampu buat aku terbangun dari mimpi indah semalam. Dan di sini lah akhirnya setiap cita akan terbentuk, dengan semua pembelajaran kemarin, cukuplah mendewasakan, cukuplah dapat memilih sesuatu sesuai dengan porsinya. Sudahlah, tak ada lagi yang perlu di khawatirkan, toh ini adalah sesuatu yang baru. Yang harus tetap menjadi bagian dari masa remaja indah ini.
Ambur dan Ervi, you are always the best teacher. :)

Minggu, 02 Maret 2014

masih

“maaf aku harus pergi , ak lebih memilih Ibu daripda kamu”

       Itu kata paling mnyakitkan untukku, aku mengerti keputusannya itu menunjukan bahwa dia anak yang berbakti. Tapi, entahlah firasatku berkata lain, aku masih berfikir dia meningglakanku demi lelaki itu. Ya, demi lelaki itu.

“ndi, ayo ngopi,” Ibad dating membuyarkan lamunanku.
”ayok dah, sama siapa aja?” tanyaku sambil bersiap.
”Mufa, gue, elu, Iqra aja berempat” kata Ibad menunjukan        jarinya.
“okeh!” seruku.

       Ibad menyusul Iqra dan Mufa d ruang tamu.
       Setibanya di ruang tamu, aku bingung melihat mereka bertiga tertawa terbahak-bahak sambil memegangi sebuah ponsel. Itu ponsel Ibad. Aku penasaran dan lalu aku pun ikut nimbrung dalam keasyikan mereka.

”kenapa nih ?” seruku dengan nada penasaran.
”pake BUZZ deh ndi, ada Meli juga tuh,” timpal Mufa.
”apaan sih lu? Cerita gue sama dia udah tamat!” sahutku.
”wahahahaha, santae dong bro”jwab Mufa sambil tertawa.
”weh, udah ayok cabut” ajak Iqra yang sedari tadi juga ikut tertawa.

       Dan kami pun, mulai berjalan menggunakan 2 sepeda motor, aku dengan Iqra dan Ibad dengan Mufa. Tanpa aku tahu, ternyta mereka telah janjian sama dua cewek temen Meli. Kami mampir ke rumah mereka untuk menjemputnya, agar bisa pergi bersama ke tempat ngopi.

       Malam itu Jogja cukup ramai, kerlap kerlip lamapunya mngingatkan aku tentang seseorang, seseorang yang sering ku rindukan dulu, seseorang yang sering membuatku tertawa, dan seseorang yg mngajari ak tentang makna kehidupan.

       Kami sampai, letak tempat ngopi itu berada dekat dengan stasiun tugu. KopI joss, ya begitu mereka mnyebutnya. Kami menikmati malam itu berenam, dengan canda tawa yang riang, tertawa terpingkal di husung angin malam. Namun, tiba-tiba mataku menatapa jalan kecil itu, jalan di mana aku dan dia pernah melewatinya. Jalan kenangan. Dan tanpa ku sadari, ak telah berucap, “jadi ingat waktu itu”. Mereka semua bengong melihatku, dan aku tertawa.

       Aku masih belum bisa lupa akan dirinya , cukup lama untaian kasih itu aku rajut, dan begini akhirnya. Aku masih tetap berfikir, dia meninggalkanku untuk lelaki itu. Sudahlah, lelaki itu memang lebih segalanya dariku, dan mereka jauh lebih cocok. Sudahlah, hidupku harus terus berjalan. Walau tanpa dia.


Jumat, 21 Februari 2014

6:45 PM 11/3/2013

setiap manusia, memiliki watak dan karakter yang terbentuk, berdasarkan lingkungannya sebelumnya. kamu tidak pernah bisa menyalahkan, setiap sikap yang di berikan kepadamu.
jangan pernah biarkan, sikap orang lain itu, mengubahmu, membuatmu terlarut oleh ritme permainan yang seharusnya kau jauh dari sana.
mungkin aku termasuk orang yang takut, takut kehilangan pastinya, termasuk orang yang selalu ingin cari aman, salah liya. kamu harus terobos tantangan itu. jangan bertingkah layaknya pengecut, kamu sudah melakukan banyak hal, semenjak menginjakan kaki di kota ini. sabar dan tekat bulat yang membuatmu sampai pada hari ini. syukurilah dulu apa yang sudah kamu dapatkan.
setiap doa yang sungguh2 pasti di kabulkan oleh ALLAH

5:22 AM 7/23/2013

bismillahirrohmanirrohim

Allah memberikan cobaan, karena Allah ingin tau, seberapa besar keimanan kita. seberapa besar sabar dan ketaatan lain yang kita punya.

Ya Allah, jadikan semua cerita ini pelajaran berharga, berangkat dari hal sepele yg menyebalkan.

hiduplah sesuai aturan Allah, maka bahagia itu di sana

9:42 PM 7/10/2013

tidak semua kehidupan itu berjalan indah, kadang ada hal-hal kecil yang membuat satu hari terasa menyebalkan seutuhnya. mungkin saat kau menaruh baju dengan rapi di lemarinya, dia malah meletakan bajumu di lantai atau saat kau berkorban sesuatu pengorbanan itu di lupakan atau tidak di hargai
kehidupan memang tidak pernah berjalan mulus layaknya jalan tol, pasti selalu ada jalan terjal ataupun batu-batu kecil sisa proyek pengaspalan jalanan berhamburan
pada akhirnya, yang bisa dilakukan hanya berdoa
memohon pada Tuhan agar selalu di berikan kebahagiaan, kesabaran dan kerelaan atas segala yang ada
setiap orang itu tidak butuh kata terima kasih, tapi mereka lebih membutuhkan, penghargaan atas semua proses yang telah di lakukan
hidup hanya sekali, untuk apa susah? tapi susah itulah guru, yang mebuatmu terus belajar bagaimana hidup dihidupi dan menghidupi
selamat datang hari 3 ramadhan, semoga saya tetap bisa berjalan pada jalan yang seharusnya, semoga saya tetap bisa konsisten dan mendedikasikan diri dengan sebenar-benarnya
sabar-sabar-sabar :')

like